Tampilkan postingan dengan label family time. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label family time. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Januari 2016

Need 'ME TIME'

Ketika saya diminta mendefinisikan apa itu pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga? Saya tahu jawabannya. Ibu rumah tangga adalah profesi untuk mengerjakan tugas yang tidak pernah ada habisnya. 24 jam. Hihihi...sadis kan? bila sebelumnya ketika saya berprofesi sebagai karyawan swasta yang memiliki jam kerja dari pukul 8.30 sampai dengan 17.30 (yah...walaupun ga jarang juga lembur di kantor), tapi setidaknya ada status pekerjaan selesai atau rampung. Namun, saat ini ketika profesi IRT melekat pada diri saya, rasanya to-do list selalu bergerak naik menagih diselesaikan. Tumpukan cucian habis, angkat baju kering di jemuran, alhasil baju setrikaan yang menumpuk.Belum lagi tugas dapur, beres-beres rumah.

Yah, Ibu bangga lho ama ibu sendiri. Hahaha...Ga nyangka ya udah 2  bulan lebih tinggal di Balaraja tanpa ART seperti yang direncanakan dulu sebelum pindah kesini. Yah, walaupun masih banyak keteteran ini itu, kelewat jadwal makan, masak mepet maghrib, mandiin sore ihsaan kadang kelewat maghrib, ngejar setoran ODOJ masih ngos-ngosan, business plan yang belum rampung sampai sekarang, belum istiqomah bangun sholat malam dan bangunin ayah buat sholat subuh di Masjid, story telling buat Ihsaan dengan kualitas yang STANDARD (cara ngucapin ala host the comment. :D), nulis jurnal harian super keteteran, belum beresin rumah menjadi selayaknya rumah. Oohh...peer Ibu banyak banget ya yah buat jadi Ibu Rumah Tangga Profesional. Tapi, boleh ga ibu minta rewards untuk effort Ibu 2 bulan ini. Biar ibu bisa recharge diri ibu. 

Ga perlu tegang ya yah. Ibu ga minta yang aneh-aneh kok. Ibu cuman minta "ME TIME". Kata teman Ibu, Me Time adalah solusi untuk menjaga kewarasan seorang Ibu Rumah Tangga.

Ibu pengen banget bisa hang out sama temen-temen ibu baik itu temen kuliah S1 dulu atau S2 dulu atau temen-temen baru yang Ibu kenal di dunia instagram (a.k.a kopi daratan). Atau kalau boleh dibonusin dengan  ikut kajian di Masjid DT Cipaku. Ibu butuh penyegaran baik jasmani maupun rohani. Rasanya sudah lama banget ibu ga ikut kajian. Hati ibu kering bak padang pasir. Tsaahh...but, honestly i need that. Ibu butuh penyegaran dan bersosialisasi. Ibu ingin satu weekend yang tidak hanya acara kumpul keluarga atau stay di rumah. 

Semoga tulisan ini bisa membujuk ayah ya. hehe..

Love you Ayah.


Jumat, 06 Juni 2014

Foto Post Wedding lebih Seru dan Pastinya HALAL ♥♥♥

Pembaca pasti sudah sering mendengar istilah foto pre wedding?
Belakangan ini foto pre wedding menjadi sebuah keharusan bagi setiap pasangan yang akan melangsungkan pernikahan. Pertanyaannya hanya dua kata yaitu, perlukah dan bolehkah? Pernikahan merupakan sebuah ajang untuk berbagi kebahagiaan, maka dari itu banyak pasangan yang ingin menampilkan cerita cinta bahagia mereka pada saat resepsi atau di kartu undangan. Hmm... tapi beradegan mesra dengan yang belum halal apakah boleh? coba bantu dijawab. Banyak yang berani bermesraan dengan calon pasangannya karena yakin bahwa kelak akan menjadi pasangan suami istri. Namun, kuasa akan hidup dan mati ada di tangan Alloh. Tidak ada yang tidak mungkin. Mungkin saja sebelum berlangsungnya pernikahan, ajal sudah menjemput. Wallohu 'alam bishowab.
Hmm...karena saya belum mumpuni ilmunya, saya sudahi dulu ya bahasan mengenai perlu dan boleh tidaknya foto pre wedding.
Saya ingin berbagi pengalaman saya sekitar 6 bulan yang lalu, yaitu menjelang kami 8 monthversary. Kami melakukan pemotretan post wedding. Kami merancang semuanya sendiri, tanpa menggunakan jasa foto. Ini bukan karena kami kreatif tapi lebih tepatnya biar irit. Mulai dari pemilihan lokasi, persiapan properti, pengarahan pose sampai dengan pengambilan foto, kami lakukan hanya berdua.


Hihihi...It was so fun.
Kami mengambil lokasi di taman honda, Tebet. Tamannya indah dan yang penting bersih. Dan taraaaaaaaa......foto inilah masterpiece dari hasil pemotretan kami. Satu kata komentar untuk foto ini. Amateur.


                      Catatan: kalau diperhatikan betul-betul, kelihatan lho kalo foto ini sambungan. hihihi...

But, we really love and insyaAlloh we won't be forgot this moment. For next photo session, insyaAlloh we will buy tripod for mobile phone. My niece said it will make easier photo session. Let's try!

Sekian cerita yang bisa saya bagikan pada postingan kali ini. 
Be creative and keep always be creative!

Kamis, 05 Juni 2014

Go to FH Theare : Ada Apa dengan Cinta?

Saya mungkin sangat kekanak-kanakan, sehingga apa yang saya lakukan seringkali dinilai oleh orang lain sebagai suatu hal yang berlebihan dan seperti anak-anak. Sekitar 7 bulan yang lalu, saya dan suami merencanakan untuk menonton film bareng. Jangan membayangkan kami pergi ke bioskop ya, kami hanya menonton di laptop. Hihihi…. Pilihan film kami “Ada Apa dengan Cinta?”. Di kantor saya membuat tiket aspal (asli tapi palsu). Ternyata memang saya pintar dalam duplikasi. Ketika saya menjadikan foto tiket hasil kreasi saya sendiri sebagai DP alias Display Picture di BBM, banyak yang menyangka tiket tersebut benar-benar asli. Hehe…lebih dari 2 orang sepertinya. Komentarnya bermacam-macam, tapi inti dari kalimat mereka adalah …”Ciyeee yang mau nonton….”. Respon saya adalah tertawa geli. Masa sih mereka gampang percaya begitu saja, memang ada ya di Indonesia FH Theatre? Terus pemutaran “A2DC” memang ada lagi ya? Mungkin mereka tidak memperbesar fotonya alias hanya melihat sekilas. Memang tiket tersebut saya warnai persis dengan warna tiket XXI, cara penulisannya juga. Oh iya, FH theatre itu singkatan dari nama kami. Hehe…udah pada nebak juga kayaknya ya.

Nah, tapi pada tanggal yang tertera di tiket ternyata tidak terealisasi. 14 Oktober 2013. Alhamdulillah baru kemarin kami bisa meluangkan waktu untuk nonton bareng. 27 Mei 2014. Tiket nonton yang tidak ada masa kadaluarsanya. 

We really enjoyed the moment.

We really love for everything we do. 








Tidak hanya soal menonton film di laptop yang kami persiapkan dengan begitu apik (bikin tiket aja sih sebenernya plus ga main gadget selama nonton), kami juga pernah melakukan pemotretan post wedding which we created and did by ourselves. It was so fun. And at last week, we discussed that we will do the same at other venue. And the theme for this project is about nature. I can not wait. ♥♥♥

For post wedding photo project, I will share my experience in other posting. Be patient, please!