Rabu, 06 November 2013

Home Alone (my version)

Ada pepatah atau entah apa itu namanya mengatakan bahwa "lebih baik mencoba dari pada tidak sama sekali" atau dalam bahas inggrisnya " you never know if you never try'. Kedua kalimat tersebut pada intinya sama. Manusia seringkali ragu untuk melangkah atau melakukan sesuatu yang dinilai baru. Mungkin takut berisiko. Sebenarnya hal itu sesuatu yang sangat manusiawi.
Beberapa hari yang lalu, tanggal 3 November 2013 malam, suami saya harus pergi ke Yogyakarta untuk urusan kantor, dan baru sampai di Jakarta beberapa menita yang lalu :D (habis telponan soalnya...hehehe)
Saya terbilang cukup penakut, terlebih untuk tinggal di rumah sendirian. Minggu malam, teman kost lama saya menemani saya di rumah, tapi untuk senin dan selasa malam tidak ada yang bisa. Wajar saja karena tanggal merah, teman-teman saya menghabiskan waktu dengan keluarga mereka masing-masing.
Alhasil, senin malam sepulang dari kantor saya pergi ke tempat tinggal kakak saya di Cinere. Ffuuuiiihhhnya minta ampun. Selasa pagi saya bergegas untuk kembali ke rumah, karena siangnya ada tukang servis kulkas mau datang. Berasa banget jadi ibu rumah tangganya. Setengah hari saya habiskan untuk menyetrika pakaian (dan masih ada yang tersisa juga..:D). Kemudian setelah tukang servis datang, tetiba hujan deras, dan kakak saya yang awalnya akan menginap di rumah saya jadinya tidak bisa menemani saya.
Takut memang, tinggal di rumah sendirian untuk siang hari masih kategori "OK", tapi kalau untuk tinggal seharian  alias siang malam itu sudah masuk kategori "Maybe NOT OK".
Saya terus meyakinkan diri bahwa tidak ada yang perlu ditakutkan selain Alloh. Saya terus berdo'a "A'udzu bikalimatillahit tammati min syari maa kholaq" yang artinya Ya Alloh aku berlindung pada kalimatMu dari kejahatan makhlukMu.
Suami dan mama saya khawatir, jadi mereka menghubungi saya dan terlebih suami saya yang mengecek terus kondisi saya. Khawatir kali ya istrinya tinggal sendirian. Karena sebagai orang terdekat, dia hapal betul bagaimana saya begitu penakutnya.
Tapi saya menarik hikmah dari semua ini, yang mungkin orang lain bilang hal ini sih biasa saja. Tapi menurut saya, itu langkah besar buat saya.
Rasa takut atau berani sebenarnya diri kita sendiri yang membentuk, jadi yang bisa simpulkan dan share dengan para pembaca adalah...
"Don't let the fears control yourself..."

Sekian dan semoga mencerahkan. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar