Jumat, 01 Januari 2010

Edutainment dari Film

“Children of Heaven” merupakan film yang telah saya tonton berulang kali, namun tetap menghadirkan suasana seperti baru menonton pertama kali. Dimana setipa kali saya menonton, air mata saya pasti jatuh karena saya begitu terharu dengan kisah perjuangan kakak-beradik yang bernama Ali dan Zahra untuk mendapatkan sepasang sepatu.
Pengalaman mereka yang begitu berharga diawali dengan hilangnya sepatu milik Zahra oleh Ali. Selanjutnya, mereka pergi ke sekolah dengan menggunakan sepatu secara bergiliran. Zahra yang harus berlari sepulang sekolah agar Ali tidak terlambat pergi ke sekolah. Membayangkan jarak yang harus mereka tempuh sudah membuat lutut saya gemetaran. Hal ini mereka sembunyikan dari kedua orang tua mereka karena tidak mau menambah beban orang tuanya terlebih ibunya sedang sakit.
Hal ini membuat saya begitu merasa malu. Ketika saya sedang membutuhkan sesuatu saya masih saja merengek kepada orang tua agar terlihat sangat membutuhkan barang tersebut. Astagfirullah….
Saya khilaf karena tidak memikirkan bahwa mungkin saja hal tersebut akan menambah beban orang tua saya. Saya juga mungkin telah lupa bahwa Allah memiliki sifat Al-Hasbi yaitu Maha Menghitung, Maha mencukupi. Dimana Allah akan mencukupkan apa yang menjadi kebutuhan bagi umatnya. Seringkali kita menginginkan sesuatu dengan berharap pada makhluk. Kita melupakan bahwa yang menciptakan semua yang ada di langit dan bumi ini adalah atas kehendak-Nya. Ketika sesuatu yang kita inginkan tidak bisa kita dapatkan, ini bisa menjadi renungan mungkin yang kita inginkan bukanlah sesuatu yang benar-benar kita butuhkan. Dan kini saya meyakini hal itu. Ketika saya menginginkan barang X, saya saya berencana ketika uangnya sudah ada,akan langsung saya gunakan untuk membeli barang tersebut. Barang X tersebut ingin saya beli karena teman-teman saya kebanyakan sudah punya. Akan tetapi, hal tersebut tidak terwujud. saya merasa kesal. Akan tetapi,dengantidak adanya barang X tersebut tidak memberikan pengaruh yang berarti terhadap saya. Akhirnya saya menyadari bahwa Allah tidak lekas mengabulkannya karena Allah tahu bahwa barang X tersebut bukanlah yang menjadi kebutuhan saya. Suatu waktu ketika saya sedang disibukkan dengan berbagai tugas dan saya rasa bahwa barang X tersebut saya butuhkan, Allah pun memberikan jalan dengan turunnya uang beasiswa. Padahla setahu saya, uang beasiswa seharusnya belum turun. Subhanallah….saya merasa senang saat itu. Akhirnya saya pun dapat membeli barang X tersebut.
Ingatlah bahwa Allah akan mencukupkan apa yang kita butuhkan, dan Allah akan memberikan sesuatu tepat pada waktunya. Karena segala sesuatu akan INDAH PADA WAKTUNYA….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar