Rabu, 19 Februari 2014

Masa Lalu adalah Hakiki

Hidup saya begitu warna dengan sejumlah pemain yang terlibat di dalamnya. Tak hanya masa lalu dan masa kini, tentunya masa depan akan melibatkan sejumlah pemain baru atau bahkan pemain lama yang akan memerankan kisah baru. Di kala membuka email pribadi, saya menemukan sejumlah email yang membuat mulut ini terkunci. Saya mereview kembali kisah masa lalu. Ada hal yang membuat diri ini malu, tersenyum, sedih, sampai dengan perasaan bersalah.
Namun, kala beberapa dari email tersebut saya hapus, tak lantas memori dalam ingatan saya ikut terhapus. Melalui tulisan ini, saya hanya ingin menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih kepada orang-orang yang terlibat dalam masa lalu saya. Hal ini bukanlah merupakan suatu kebetulan. Hal ini sejatinya adalah skenario Alloh yang mengantarkan kita semua pada kondisi saat ini dan masa yang akan datang. 
Saya menyadari diri ini begitu banyak cacat yang mungkin ketika mengenang saya akan timbul rasa kesal dan marah. Maka dari itu, saya haturkan maaf atas kekhilafan saya yang begitu menggunung. Terima kasih telah mengisi kehidupan saya dengan goresan warna warni indah.
Semoga hal baik di masa lalu bisa menjadi kenangan indah di masa kini dan masa mendatang, dan semoga hal buruk dapat menjadi pelajaran untuk menjalani masa kini dan melangkah ke masa depan.

:) :) :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar