Minggu, 02 Maret 2014

Mencuri adalah Syirik!!!

Ketika mendengar kata "syirik" yang langsung menjadi top of mind saya adalah segala perbuatan yang mempersekutukan Alloh, yaitu seperti percaya akan ramalan, mendatangi dukun, meyakini tuhan selain Alloh dan hal lain semisalnya. Tidak terbesit sama sekali bahwa perbuatan MENCURI, KORUPSI, dan BERBOHONG adalah perbuatan SYIRIK juga. Saya mulai sadar dan terbuka pikiran akan hal ini ketika mengikuti kajian di salah satu masjid di gedung kantor BUMN. Pada waktu itu, sang Ustadz dengan tegas mengatakan bahwa perbuatan mencuri adalah perbuatan Syirik.
 Mengapa mencuri dan KORUPSI dikategorikan syirik?  karena sang pencuri dan KORUPTOR mempersekutukan Alloh dengan harta yang sejatinya adalah benda mati. Karena sang pencuri dan KORUPTOR takut tidak bisa hidup karena kelaparan. Padahal, Alloh sudah menjamin untuk mencukupkan kebutuhan hamba-hamba-Nya, maka dari itu tidak ada yang perlu ditakutkan ketika bergantung kepada Alloh swt.

Syirik adalah dosa besar, dan balasan akan syirik adalah neraka, semoga kita terhindar dari perbuatan syirik.

"......Bahawasanya, sesiapa yang mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang lain, maka sesungguhnya Allah haramkan kepadanya syurga dan tempat kembalinya ialah ke neraka......”(QS. AL-Maidah:72)

Sahabat, cukuplah kita hanya bergantung kepada Alloh:
Yaa Hayyu Yaa Qayyum bi rohmatika astaghits ashlihli sya'ni kullahu wa laa takilni ila nafsi thorfatan 'ayn

Ya Alloh yang Maha Hidup dan Maha berdiri sendiri, tolonglah hamba perbaiki urusan hamba dan jangan serahkan kepada hamba walau sekejap mata. Aamiin yaa robbal 'alamiin.

Bismillahirohmanirrohim. Semua kebenaran bersumber dari Alloh swt dan semua kekhilafan adalah milik saya pribadi. Semoga mencerahkan. 


 Gambar kartun pencurinya nemu di blog gambarnyaaldriana.blogspot.com
 

Rabu, 19 Februari 2014

I Love You

Hata Madia Kusumah, sosok yang kian hari membuat kagum. Ketika mendampingi dirinya dalam perjalanan, mendengarkan ceritanya, menemaninya saat tidur, banyak hal yang menjadi tanya. Bagaimana kamu bisa begitu sabar, mampu mengontrol emosi, fokus, dan tidak mudah mengeluh. Kebalikan dari hal-hal tersebut adalah yang ku miliki. Malu rasanya, dan merasa tidak pantas mendampingi. Tapi, bukankah ini takdir yang telah menyatukan kita. Dengan sejumlah episode di masa lalu yang telah kita lewati, banyak kemungkinan untuk kita tidak dapat bersama seperti saat ini. Tapi, itulah kuasa Alloh. Kun Fayakun. 4 Mei 2013, kita dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan. Harapanku saat ini adalah menjadi istrinya yang dirindukan ketika dia di luar rumah, menjadi istri yang menjadi penyejuk matanya (Qurrota A'yun), menjadi wanita hebat di balik kesuksesan dirinya. Dan saat ini, aku masih belajar. Aku harap dia mampu bersabar menghadapi diriku yang kekanak-kanakan, diriku yang egois, diriku yang seringkali tidak fokus.

Would you wait for me? i still need time to be the ideal wife, my lovely hubby.

                                                                                                                                   Love,
                                                                                                                                  
                                                                                                                                   yours

Masa Lalu adalah Hakiki

Hidup saya begitu warna dengan sejumlah pemain yang terlibat di dalamnya. Tak hanya masa lalu dan masa kini, tentunya masa depan akan melibatkan sejumlah pemain baru atau bahkan pemain lama yang akan memerankan kisah baru. Di kala membuka email pribadi, saya menemukan sejumlah email yang membuat mulut ini terkunci. Saya mereview kembali kisah masa lalu. Ada hal yang membuat diri ini malu, tersenyum, sedih, sampai dengan perasaan bersalah.
Namun, kala beberapa dari email tersebut saya hapus, tak lantas memori dalam ingatan saya ikut terhapus. Melalui tulisan ini, saya hanya ingin menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih kepada orang-orang yang terlibat dalam masa lalu saya. Hal ini bukanlah merupakan suatu kebetulan. Hal ini sejatinya adalah skenario Alloh yang mengantarkan kita semua pada kondisi saat ini dan masa yang akan datang. 
Saya menyadari diri ini begitu banyak cacat yang mungkin ketika mengenang saya akan timbul rasa kesal dan marah. Maka dari itu, saya haturkan maaf atas kekhilafan saya yang begitu menggunung. Terima kasih telah mengisi kehidupan saya dengan goresan warna warni indah.
Semoga hal baik di masa lalu bisa menjadi kenangan indah di masa kini dan masa mendatang, dan semoga hal buruk dapat menjadi pelajaran untuk menjalani masa kini dan melangkah ke masa depan.

:) :) :)

Selasa, 18 Februari 2014

Penolakan Pemain Newcastle atas Sponsor yang Haram

Saya mau share paper saya yang mencoba untuk menganalisis kasus dengan menggunakan pendekatan norma hukum dan norma moral. Paper ini saya ajukan sebagai tugas akhir untuk mata kuliah Hukum dan Etika Bisnis. Selamat membaca dan semoga bermanfaat. :)

Judul: Analisis Kasus Penolakan Pemain Muslim Newcastle United untuk Menggunakan Seragam yang Berlogo Wonga sebagai Sponsor Utama
        Sepak bola Inggris telah berevolusi menjadi sebuah industri sejak berlangsungnya English Football League pertama 8 September 1988. Hal yang menunjukkan sepak bola di Inggris telah menjadi sebuah industri yang menarik dapat dilihat dari beberapa indikator yang salah satunya adalah klub sepak bola ternama diperebutkan oleh banyak perusahaan yang ingin menjadi sponsor utama  klub tersebut. Selain itu, klub sepak bola Inggris diminati oleh berbagai kalangan di berbagai negara sehingga perusahaan-perusahaan seperti Adidas maupun Nike menilai bahwa aliran dana sponsor pada suatu klub sepak bola sebagai langkah investasi yang tepat.
         Klub sepak bola tersebut dapat menjadi media bagi Perusahaan dalam mempromosikan produknya dengan menggunakan salah satu konsep Marketing Public Relations, yaitu celebrity endorsement.. Nike tercatat mengeluarkan biaya USD 350 juta pada tahun 2003 untuk endorsement strategy, yang hampir sepertiga dari nilai perusahaan itu sendiri. Dampak positif dari investasi yang dilakukannya adalah 36% pangsa pasar sepak bola dikuasainya.
        Kerja sama yang terjalin antara klub sepak bola dengan suatu perusahaan menghasilkan suatu hubungan timbal balik yang harus saling menguntungkan. Oleh karena itu, perusahaan yang menjadi sponsor melakukan promosi produk dengan meminta klub sepak bola yang bersangkutan untuk menyatakan bahwa perusahaan tersebut menjadi sponsor atau melakukan pemasangan logo perusahaan. Pada umumnya logo perusahaan dipasang pada merchandise klub sepak bola seperti bola, jam tangan, dan umumnya pada seragam atau kaos jersey yang digunakan para pemain klub. Hal ini sudah menjadi hal yang umum bagi klub sepak bola di Inggris, termasuk Newcastle United Football Club (NUFC).
      Newcastle United sejak Oktober 2012 sudah menjalin kerjasama komersial dengan perusahaan simpan-pinjam Wonga. Newcastle akan memasang logo Wonga di kostum tim sebagai sponsor utama dengan nilai kontrak 24 juta pounds selama empat musim. Pada April 2013, Newcastle telah melakukan sesi foto menggunakan seragam baru Newcastle dengan logo Wonga untuk mempromosikan perusahaan tersebut. Akan tetapi, pada pertengahan bulan Juni 2013, sejumlah pemain Newcastle United yang beragama muslim melakukan penolakan untuk menggunakan seragam tersebut dikarenakan profil  Wonga sendiri yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam usaha peminjaman uang. Nilai keuntungan yang mereka raih dalam usaha itu mencapai 4,214 persen tiap tahunnya. Dalam Islam mengambil keuntungan dari meminjamkan uang atau yang dikenal riba adalah haram hukumnya. Hal inilah yang menjadi alasan di balik penolakan tersebut.
     Kerja sama yang dilakukan antara kedua pihak dengan motif bisnis tentunya memiliki tujuan untuk memperoleh keuntungan bagi kedua belah pihak. Maka dari itu, menjadi suatu hal yang wajar apabila perusahaan yang menjadi sponsor utama dari suatu klub sepak bola menjadikan klub tersebut sebagai media untuk mempromosikan perusahaannya. Penolakan yang dilakukan oleh Cisse yang merupakan pemain dari klub sepak bola Newcastke United untuk menggunakan seragam dengan logo perusahaan yang merupakan sponsor utama klub sepak bola tempat dimana dia bergabung menjadi hal yang menarik untuk dianalisis. Hal tersebut menjadi isu etika bisnis dikarenakan dilihat dari etika bisnis berdasarkan norma hukum, pemasangan logo pada seragam tim adalah hal yang etis dikarenakan hal tersebut telah menjadi kesepakatan antara kedua pihak. Akan tetapi dinilai dari norma moral berdasarkan ajaran agama, hal ini perlu dianalisa lebih dalam dikarenakan pihak yang harus menjalankan isi perjanjian tersebut memiliki keyakinan yang bertentangan dengan salah satu poin isi perjanjian. 

Bagaimana menurut para pembaca? Apakah etis yang dilakukan oleh pemain NUFC tersebut?

Sudah pantaskah aku dikatakan mencintaMu?

Dalam perenungan seringkali bertanya, apakah sudah layak dikatakan mencinta? 
Ketika ibadah yang Engkau perintahkan, ku jalani dengan setengah hati...
Ketika banyak amalan yang Engkau sediakan,ku ambil sesuka hati...
Dalam bacaan doa yang aku panjatkan, pikiranku menerawang kesana kemari...
Ya Alloh, maafkan hamba...Ya Alloh, betapa menggunung khilaf dan dosa ini...

Ketika duduk membaca do'a tahiyat, terdapat bacaan Assalamu'alaina ibadillahis sholihiin -Semoga salam tercurah kepada kami dan hamba-hambaMu yang sholeh. Ya Alloh, ketika hamba-Mu yang lainnya duduk membaca doa tersebut, apakah hamba termasuk kepada hamba-hamba yang sholeh tersebut?
Ya Alloh....tak mudah hamba menghitung pahala, karena mungkin hanya seujung kuku, dan lebih-lebih tak dapat hamba menghitung dosa hamba karena mungkin telah menggunung hingga ketika hamba mendongakkan kepala, tak terlihat sampai setinggi apa gunung tersebut.

Ya Alloh, dalam permohonan hamba yang terus berulang, Rabbighfirlii-Ampuni hamba Ya Alloh...
Jadikan hamba mencintaMu lebih dari apapun, jadikan apa yang hamba lakukan hanya untukMu...

Ya Alloh...izinkan hamba mencintaMu..Ya Alloh...izinkan hamba mencintaMu...

Cyber 2 Tower, 10:07 am

Kamis, 13 Februari 2014

Always be Newbie

Assalamu'alaykum...

Dari kemarin saya galau, dalam kondisi binguuuung bin super bingung. Kakak dari Palembang datang, tapi saya udah jadwalin besok buat ke kampus, nyicil ceritanya bikin proposal, ama ngehadirin kolokium ama seminar. Masih kurang soalnya. Terus, minggu juga ada acara keluarga alias arisan di Bogor. Suami sih ngebolehin, tapi kayak kurang ikhlas gitu, soalnya kan kemarin dia acara kantor. Belum Quality Time-an kitaaaaaa...

Alhamdulillah, Alloh ngasih pencerahan di atas kebingungan ini. Tadi mama nelpon, katanya kalau ga ama suami kasian di jalan, naik kereta terus bus pasti riweuh banget. Terus kakak yang dari Palembang nambahin, "Kalian kan pasangan yang tak terpisahkan, kasian hatanya ntar di rumah sendirian..."

Ini sebenernya pernyataan yang mirip-mirip ama komen-komen temen. Katanya kita lengkeeeeett teruss. Abis musti gimana dong? Kita mencoba mengoptimalkan apa yang udah Alloh kasih, masih dikasih berdua artinya kita dikasih waktu buat pacaran lebih lama dalam status yang udah halal pastinya. Alhamdulillah. Seneeeeeeeng deh.

Udahan ah nulisnya.

Wassalam.

Cyber 2 Tower, 2:23 pm

Rabu, 12 Februari 2014

Three pairs of Flat Shoes

The deadline of paper submission to academic was last month, but till now i have not completed it. :)
I have so many things to do like tidy up my home, ironing, cooking etc and those made me could not handle my home work. It looks like a good sins, right? hehe
Yesterday, my lovely hubby offered a challenge that if i complete my homework and my proposal thesis, i will get NEW FLAT SHOES and 3 PAIRS. Yeeeaaaaa....

And today is Thursday, and the paper is still "ON PROGRESS" status. How it could be??? :'(

 I hope those Flat Shoes will be mine. Aamiin.

Cyber 2 Tower, 2.43 pm


xxxxxxKEEP ON FIRExxxxxxx  

Alloh, The Creator ♡

Each person has own life but sometimes and many times other person try to involved into our life. Maybe their intention was not for bothering but caring to our life. But, naturally i felt it was so bothering especially when they ask about "Children".

Honestly, as a couple which had got married for one year, the question "udah isi?" had been asked for many times by so many peoples. It was not wrong. But, i still could not accept when they tried to tell me for patient or analyzed of my life that maybe i was so tired sor it was so hard to get pregnancy. Moreover, some peoples guessed that i've postponed to be pregnant. What? i have not yet even just wondering.

But, actually i can not impose them to understand of my life. I cried for many times when i was thinking about this. Alhamdulillah, my husband gave his shoulder and i laid my head then cried. He said that whatever will happen in the future, he will always love me. InsyaAlloh.Aamiin.

Ya Alloh...Allohumma innaka ta'lamu ana hadzihilqulub qodijtama'at 'ala mahabbatik wal taqot 'ala thoatik wa tawahaddat 'ala da'watiik wa ta'ahaddat 'ala nusyroti syari'atik fawatsikillahumma robithotaha wa addim wuddaha wahdiha subulaha wamla'ha binuurikaladzi laa yahbuh wasyroh suduroha bifaiydil imaniibik wa jamilittawakulli 'alaik wa ahyiha bima'rifatik wa amitha 'ala syahadtik fii sabilik innaka ni'mal mawla wa ni'man nashir. Allohumma Aamiin wa sholillahumma 'ala syaidina muhammada wa 'ala alihi washohbihi was salim.

Ya Alloh, children is something we can not create, it is the real Your gift.


Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyatina qurrota a'yunin waj 'alna lil muttaqina imama, (Al-Furqon: 74).

Aamiin yaa Mujib...

Senin, 11 November 2013

Focus from one thing to another things

Kurang lebih dua minggu yang lalu percakapan ini berlangsung, ketika saya dan suami sedang dalam perjalanan menuju rumah mertua saya. Ketika itu, saya sedang bbm-an dengan sahabat saya, dia menceritakan tentang proses tes yang dia jalankan pada suatu institusi. Kemudian saya bertanya pada suami, "Sayang, aku nanti jadi apa ya? Aku nanti pindah kerja kemana ya?" dan suami saya menjawab, "cukup jadi orang yang bermanfaat. Jadi bermanfaat kan tidak ada patokannya harus menjadi apa dan dimana..."
Kemudian saya diam dan di dalam mobil  menjadi hening. Dia mungkin membaca keresahan hati saya yang sudah merasa tidak nyaman bekerja saat ini, ditambah dengan sejumlah tugas kuliah yang belum saya kerjakan. Dan dia pun menambahkan, "Sekarang kamu fokus aja dulu buat kuliah kamu. Setelah itu, baru fokus dengan yang lainnya."

Beberapa hari yang lalu pun ada lagi percakapan di dalam mobil tentang keinginan saya menyusun proposal tesis karena teman-teman saya yang lainnya sudah mulai menyusun dan bahkan ada yang sudah rampung, suami hanya berkomentar, "tugas kuliahnya udah selesai?" dan saya hanya geleng-geleng kepala. Dia tersenyum dan berkata sambil membelai kepala saya, "kamu beresin tugas kuliah baru lanjut ke proposal ya.."

Setelah merenung, memang benar yang suami saya bilang, tidak semua pekerjaan dapat kita kerjakan dalam satu waktu. Selesaikan satu persatu. Dan sepertinya untuk kembali merasakan bahwa sehari itu ada 24 jam, saya harus segera lulus kuliah. Iya benar, HARUS. Bukannya Alloh juga berfirman pada surat Al-Insyiroh ayat 7-8 yang berbunyi,
"Maka apabila engkau telah selesai (dari suatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan lain), dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.

Jadi,target utama saya saat ini adalah LULUS KULIAH maksimal bulan April tahun 2014. 
Aamiin yaa robbal 'alamiin.

Semoga bermanfaat dan mencerahkan. :)

Minggu, 10 November 2013

Proceed to get married, pals!

Kalimat yang begitu ringan mengalir dengan pilihan kosa kata yang tidak baku namun dipikir-pikir cukup mendalam. Sabtu yang lalu, ketika berbincang dengan teman kuliah di perpusatakaan MB. Bahagia mendengarkan ceritanya bahwa dia akan segera dilamar. Ternyata sahabat saya ini merasa apa yang dialaminya seperti mimpi dan begitu mendadak. Dia menceritakan bahwa pasangannya ingin segera melamar dan menikah di awal tahun depan. Menurutnya hal ini terlalu cepat dan waktunya sangat begitu mepet. Dengan spontan saya berujar, "Lu pikir waktu yang gw butuhin buat persiapin nikah berapa lama? Kalo Alloh udah ngenilai lu siap, semua bakal jadi mudah dan lancar. Kalo misalnya lu dinilai belum siap,yakin deh dari hasil pertemuan orang tua lu nanti, bakal ada aja yang ngeganjel. Percaya deh ama gw. Lagian kalopun masalah bisa masak atau masih pengen main-main buat bergaul, itu masih bisa kok. Buktinya gw, apa iya gw udah pantes nikah? Tapi buktinya Alloh masangin gw ama hata buat  nikah. Gw yakin kalo Alloh ngepercayain ke gw untuk belajar dan gw bisa untuk ngejalaninnya. Perkara sekarang gw belum dititipin anak, gw bikin simple aja. Mungkin Alloh pengen gw belajar jadi istri yang baik dulu baru jadi ibu yang baik"

Begitu lancar saya berbicara,hal ini mungkin dikarenakan memang saya telah merasakannya. Ketika manusia memaksakan suatu kehendak namun Alloh punya skenario yang lebih indah. Alloh punya jalan untuk mengaturkan cerita yang kita jalani agar semuanya kembali menjadi apa yang dikehendakiNya. And it's proven!

Kemudian saya meyakinkan dirinya lagi untuk melanjutkan niat yang baik untuk menikah dengan meyakinkan bahwa niat baik harus secepatnya dieksekusi. Perkara pantas dan tidak pantas, siap dan tidak siap. Manusia seringkali khilaf dalam menilai. Dan semoga sahabat saya yang satu ini, semakin yakin untuk melangkah ke jenjang pernikahan.

Good luck, pals!

Rabu, 06 November 2013

Home Alone (my version)

Ada pepatah atau entah apa itu namanya mengatakan bahwa "lebih baik mencoba dari pada tidak sama sekali" atau dalam bahas inggrisnya " you never know if you never try'. Kedua kalimat tersebut pada intinya sama. Manusia seringkali ragu untuk melangkah atau melakukan sesuatu yang dinilai baru. Mungkin takut berisiko. Sebenarnya hal itu sesuatu yang sangat manusiawi.
Beberapa hari yang lalu, tanggal 3 November 2013 malam, suami saya harus pergi ke Yogyakarta untuk urusan kantor, dan baru sampai di Jakarta beberapa menita yang lalu :D (habis telponan soalnya...hehehe)
Saya terbilang cukup penakut, terlebih untuk tinggal di rumah sendirian. Minggu malam, teman kost lama saya menemani saya di rumah, tapi untuk senin dan selasa malam tidak ada yang bisa. Wajar saja karena tanggal merah, teman-teman saya menghabiskan waktu dengan keluarga mereka masing-masing.
Alhasil, senin malam sepulang dari kantor saya pergi ke tempat tinggal kakak saya di Cinere. Ffuuuiiihhhnya minta ampun. Selasa pagi saya bergegas untuk kembali ke rumah, karena siangnya ada tukang servis kulkas mau datang. Berasa banget jadi ibu rumah tangganya. Setengah hari saya habiskan untuk menyetrika pakaian (dan masih ada yang tersisa juga..:D). Kemudian setelah tukang servis datang, tetiba hujan deras, dan kakak saya yang awalnya akan menginap di rumah saya jadinya tidak bisa menemani saya.
Takut memang, tinggal di rumah sendirian untuk siang hari masih kategori "OK", tapi kalau untuk tinggal seharian  alias siang malam itu sudah masuk kategori "Maybe NOT OK".
Saya terus meyakinkan diri bahwa tidak ada yang perlu ditakutkan selain Alloh. Saya terus berdo'a "A'udzu bikalimatillahit tammati min syari maa kholaq" yang artinya Ya Alloh aku berlindung pada kalimatMu dari kejahatan makhlukMu.
Suami dan mama saya khawatir, jadi mereka menghubungi saya dan terlebih suami saya yang mengecek terus kondisi saya. Khawatir kali ya istrinya tinggal sendirian. Karena sebagai orang terdekat, dia hapal betul bagaimana saya begitu penakutnya.
Tapi saya menarik hikmah dari semua ini, yang mungkin orang lain bilang hal ini sih biasa saja. Tapi menurut saya, itu langkah besar buat saya.
Rasa takut atau berani sebenarnya diri kita sendiri yang membentuk, jadi yang bisa simpulkan dan share dengan para pembaca adalah...
"Don't let the fears control yourself..."

Sekian dan semoga mencerahkan. :)

Senin, 28 Oktober 2013

Hi everyone! Learning Process has just started

After i got married since 6 months ago, i should update my status on many account, include this blog. Hohoho..
Sekarang setelah menjadi istri dari Hata Madia Kusumah, beberapa kebiasaan buruk berkurang dan berganti dengan beberapa kebiasaan baru yang jauh lebih baik. Terima kasih ya Alloh yang telah memberikan jalan untuk hamba-Nya yang masih miskin akan ilmu ini.

Menjadi seorang istri ternyata tidak hanya peralihan status from single to be married. Banyak hal ternyata yang terikat dengan stastu sebagai seorang istri. Beberapa perubahan yang saya rasakan begitu signifikan pada hidup saya adalah saya harus memutuskan segala hal yang menyangkut diri saya sendiri atas pertimbangan dan izin darinya. Itu adalah tantangan terberat, yaitu melawan ego. Hampir sejak tahun 2006 saya terbiasa hidup sendiri. Tinggal di luar kampung halaman untuk menimba ilmu di kota hujan, dan kemudian bekerja di Ibukota. Saya tinggal sendiri dan memutuskan segalanya sendiri dan atas persetujuan dari orang tua tentunya. Dan sekarang harus seizin suami.

Awalnya berat dan mungkin masih sedikit berat, terlebih ketika apa yang saya inginkan tidak mendapatkan persetujunnya. Namun, saya harus yakin bahwa apa yang menjadi pertimbangan seorang suami pastinya untuk kebaikan istrinya dan keluarga. 

Saya pikir memang begitulah seharusnya. Saya masih harus banyak belajar dan terus belajar untuk menjadi seorang istri dan penyejuk baginya, Hata Madia Kusumah. :)

Jakarta, 2:25 pm


Minggu, 27 Oktober 2013

Just Married!

Alhamdulillah....tak henti-hentinya ucapkan syukur pada-Mu ya Rabb...
Tepat hari ini, 2 minggu saya sudah berganti status menjadi istri dari @HMKusuma. Suatu kesyukuran menjadi istrinya. Telah mengenal sejak tahun 2008 dan dia baru menyatakan perasaannya kurang lebih 5 bulan yang lalu dan langsung melamar saya secara personal. Banyak orang yang bertanya dan terkaget-kaget " Kok bisa sih ji?" Jawabannya, saya pun tidak tahu pasti. Saya meyakini ini adalah skenario Alloh.
Prosesnya terasa begitu cepat. Akhir bulan November, dia melamar saya, hampir pertengahan desember saya mengiyakan, kemudian saya mengenalkan dia pada orang tua saya, dan begitupun sebaliknya. Hingga pada tanggal 17 Maret 2013 berlangsunglah acara lamaran yaitu keluarganya datang meminang saya. Proses persiapan menuju pernikahan pun begitu cepat, hanya 1,5 bulan. Awalnya disepakati tanggal 8 Juni 2013 sesuai dengan usulan dari orang tua saya, namun karena tidak ada gedung yang kosong pada tanggal tersebut, keluarga saya mencoba untuk booking gedung sesuai dengan tanggal usulan keluarganya hata yaitu 4 Mei 2013, dan alhamdulillah dapat gedung.
Persiapan 1,5 bulan mencakup semua hal, mulai dari cari salon, catering (alhamdulillah ambil paket di salon, jadi ga terlalu ribet), buat baju akad, pesan undangan, souvenir, urus administrasi KUA, cari kontrakan setelah nikah. Yapp, dengan bantuan dari berbagai pihak. Persiapan pernikahan kami berjalan lancar. :)

Awalnya saya sedikit keberatan dengan permintaan keluarga hata untuk melangsungkan pernikahan tanggal 4 mei. Karena tanggal 2 mei 2013 sendiri itu jadwal terakhir ujian akhir triwulan, lagi-lagi Alloh baiiiiiik banget, ujian tanggal 2 mei digantikan dengan membuat makalah, yang sampai sekarang belum rampung. (Ngeblog ini jadi selingan nulis makalah, hehehe).

Sampai sekarang saya masih tidak menyangka saya sudah menjadi seorang istri. Memang menjadi cita-cita saya untuk menikah muda. Saat saya S1 tingkat 1, saya membuat dreambook dan menuliskan bahwa target menikah saya adalah di usia 21 tahun. Kemudian sedikit saya revisi menjadi menikah di usia bilangan ganjil lainnya yaitu 23. Dan alhamdulillah, 4 mei 2013 kemarin usia saya memang masih 23. hehe...baru oktober ini saya 24 tahun.

Lebih tidak menyangka lagi saya menikah dengan Hata Madia Kusumah. Awal perkenalan yang unik. Setelah mereview bersama-sama tentang cerita kami, tak sedikit diselingi dengan tawa. Kami berkenalan Agustus 2008 dimana saat itu masa perkenalan atau untuk lebih familiar disebut Ospeknya departemen Agribisnis IPB dan kebetulan saya menjadi kakak pendamping kelompoknya yaitu AK 2. Dia menjadi ketua kelompok AK2 yang sering tidak hadir saat kumpul kelompok. Menurutnya saya sering uring-uringan kayak anak kecil. and he guessed , although i'm his senior, i must be younger than him. Yap, that's true. I'm 2 months younger than my hubby. He knew about this after i wrote my identity as his senior in his book.

Saya mengingatnya sebagai anak AK yang ngeyel, saya ngomong A pasti challenged oleh dia dengan statement B. Katanya memang dia anak pintar, ya saya mengakui. #wajahdatar
Tapi ngeyelnya mintaaaaaa ampuuuun. Seneeeeng banget bikin saya kesel. heu..... Kebetulan dia berteman akrab dengan H sebut saja Hasan yang kebetulan adalah tetangga rumah dan teman TK saya dulu. Mereka berdua ternyata teman curhat juga, Terima kasih hasan yang punya andil untuk pernikahan kami. Hohoho...

Selesai.
(ternyata masih di draft, dan dipublikasikan detik ini dimana hampir 6 bulan kami menikah. :)


Kamis, 14 Maret 2013


 J Fuji Lasmini J
Class of  E42 2012 Graduate Student of Master Program in Management
Graduate Program of Management and Business
Bogor Agricultural University

Marketing Management Class
Lecturer Prof Dr Ir Ujang Sumarwan, MSc
Dr. Ir. Kirbrandoko, MSM
sumarwan@mb.ipb.ac.id
Based on Book written by Ujang Sumarwan, Agus Djunaidi, Aviliani, H.C.Royke Singgih, Jusup Agus Sayono, Rico R Budidarmo, Sofyan Rambe. 2009. Pemasaran Strategik: Strategi untuk Pertumbuhan Perusahaan dalam Penciptaan Nilai bagi Pemegang Saham (Strategic Marketing: Strategy for Corporate Growth in Creating Share Holder Value). Jakarta. Inti Prima
Picture2
Based on Sumarwan, U., Achmad Fachrodji., Adman Nursal., Arissetyanto Nugroho., Erry Ricardo Nurzal., Ign Anung Setiadi., Suharyono., Zeffry Alamsyah. 2010. Pemasaran Strategik: Persfektif Value-Based Marketing dan Pengukuran Kinerja.(Strategic Marketing: Value Based and Performance Measurement Perspectives) Bogor, IPB Press.
Picture3
 Class Notes on Saturday 9 march 2013 Lecture
One of new current marketing form is Co-Creation which involves consumers in products designing. This marketing form  has been widely applied for e.g Hanamasa Restaurant. This contrary with common marketing form in others restaurant which consumer can enjoy the food without cooking. The primacy of this marketing form is consumer gain the experiences.

Sabtu, 26 Januari 2013

Happy Milad, Tita....


Happy Milad my best friend, tita....

It has been more than 5 years i know you. 

Menjadi suatu kesyukuran bisa bersahabat dengan seorang Tita Nursyamsiah. Saya panggil tita dengan panggilan euceu, dan Alhamdulillah tita suka dengan panggilan itu. Tita itu....Muslimah dengan paras cantik, sholehah, periang, pintar, pendengar yang baik, suka menolong, dan “klik” kalau diajak ngobrol.  Tita juga pintar memasak, gen turunan dari mamanya mungkin. Beruntung bagi suaminya kelak yang bisa mempersunting tita. Saya mengenal tita ketika kami kuliah di IPB. Kami teman satu departemen, agribisnis. Sekarang tita kuliah di UIA, Malaysia. Memang kami jadi jarang bertemu, terakhir ketemu ketika saya ke Malaysia bulan lalu. Hingga sekarang tita pulang ke Indonesia, saya belum bisa bertemu dengan tita. InsyaAlloh, ketika fisik tidak bertemu, hati kami yang terikat. 

اللهم إنك تعلم أن هذه القلوب ، قد اجتمعت علي محبتك
و التقت علي طاعتك ،
و توحدت علي دعوتك ، و تعاهدت علي نصره شريعتك .. 
فوثق اللهم رابطتها
و أدم و دها ، و اهدها سبلها ، و املأها بنورك الذي لا يخبو .. 
و اشرح صدورها بفيض الإيمان بك ، و جميل التوكل عليك .. 
و أحيها بمعرفتك ، و أمتها علي الشهادة في سبيلك . 
إنك نعم المولي و نعم النصير

Ta, makasih ya udah mau jadi tempat curhat uji yang sering keras kepala. Makasih udah sering ngingetin uji buat nginget Alloh. Jujur, uji envy ama tita yang sekarang lebih intens deket ama Alloh. Doain moga uji juga bisa istiqomah.

Do’aku untuk Sahabatku....
Ya Alloh, Engkau yang Maha Mengetahui isi hati ini. Engkau yang Maha membolak-balikan hati ini,tetapkanlah hati kami pada Agama-Mu dan Ketaqwaan kepada-Mu. Mudahkanlah urusannya dan semoga sisa umur yang dijalaninya bermanfaat hingga jejakkan kesuksesan dunia dan akhirat. Dan semoga yang menjadi hajat  tita dapat terkabul, menikah tahun ini dan program masternya dilancarkan. Dan semoga kami dipertemukan di Jannah-Mu nanti. InsyaAlloh. Aamiin yaa Robbal ‘Alamiin. Aamiin ya mujiib. :)

HAPPY MILAD TITA

Hugs and Kisses
FUJI

Kamis, 27 Desember 2012

Perbedaan itu Ada dan Nyata


Allah menciptakan segala sesuatu pasti beriringan dengan suatu alasan. Seperti halnya, “perbedaan pemikiran”. Bayangkan apabila pemikiran semua orang seragam, tidak akan lahir kreasi, penciptaan hal baru, semua akan berjalan monoton. Perbedaan membawa kepada suatu “diskusi” mencari titik simpangan yang bisa menampung perbedaan – perbedaan yang ada.  Kalau tidak ada perbedaan, mungkin kamus bahasa akan kehilangan 1 kata yaitu “memahami”. Memahami,saling mengerti itu adalah seni dalam bersosialisasi.

Tapi mengapa persamaan tetap dicari?? Sebenarnya bukan persamaan yang didapatkan,tapi sikap saling memahami,toleransi. Terkadang memahami adalah sikap yang menyebalkan,karena konsistensi akan pemikiran sendiri tidak tercapai. Saya juga merasakan memahami adalah sikap yang sulit untuk dilaksanakan.  Tapi saya sedang dalam proses untuk memahami dengan lebih bai atas perbedaan yang ada.

Minggu, 15 April 2012

Bersamamu, Ku Jemput Surga


Sahabat, saya mau sedikit berbagi mengenai materi yang disampaikan oleh ustadz Salim A Fillah kemarin (1 April 2012) di masjid Al-Azhar. Banyak poin penting yang saya catat dan saya amini :). Dan semoga kelak saya diperjumpakan dengan seseorang yang telah dipasangkan dengan nama saya di Lauhul Mahfudz dengan cara yang diridloi Allah. Aamiin.
Okay, saya akan mulai menjabarkan ke dalam 3 bagian, mulai dari Pemilihan Pasangan, Khitbah, dan Kehidupan Pernikahan. Kata panitianya sih 5, tapi saya bagi jadi 3 saja ya. :)

1. Pemilihan Pasangan
Ada beberapa perkara yang telah Allah tuliskan di lauhul mahfudz yaitu rizki, hidup, mati, dan jodoh (An-Naml : 75)

" Tiada sesuatupun yang ghaib di langit dan di bumi, melainkan (terdapat) dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfuzh)"

Dan tidak ada yang mampu mengubahnya tanpa seijin Allah. Tugas kita sebagai hamba-Nya adalah dengan berhusnudzan akan ketetapan Allah, bahwa apa yang Allah gariskan merupakan pilihan terbaik bagi hamba-Nya.

Dalam memilih pasangan terdapat 4 cara, yaitu:
a. Menata sikap terbaik kepada Allah swt, dan menyerahkan agar Allah memilihkan yang terbaik. Sesungguhnya hanya Allah yang mengetahui yang terbaik bagi kita. Hal ini telah Allah jelaskan dalam ayat Al-quran dalam surat Al-Baqarah:216.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (QS. 2:216)

b. Memperbaiki diri
Allah memasangkan diri kita dengan cermin diri. Yap, hal ini memang merupakan janji Allah yang tertuang dalam Surat An-Nuur: 26, bahwa laki-laki baik untuk wanita baik, dan laki-laki keji untuk wanita keji. Tentunya Sahabat menginginkan pasangan yang baik kan? So, ayo kita memantaskan diri untuk dipasangkan dengan laki-laki/wanita baik. 

Allah bukan memberikan jodoh yang sempurna melainkan yang tepat. Makanya ada istilah “ saling melengkapi “.hehehe…

c. Bermusyawarah dengan orang yang terpercaya dan dapat memberi masukan.
Hmm…. Yang termasuk kategori orang-orang tersebut bisa dari murobbi, ulama. Tapi yang paling utama adalah orang tua/wali nikah. Kita diperbolehkan untuk meminta dipilihkan ama orang tua. Kalo kata ustadz Salim, orang tua bukan sebagai tim penilai saja “Pak, Bu, gimana calon saya ini?” , tapi tim seleksi yang sekaligus menyaring kandidat.

d. Menjemput jodoh dengan cara yang diridloi Allah.
Ada istilah “Jodoh itu di tangan Allah”, mustinya ada tanda (*) syarat dan ketentuan berlaku kali ya.hehe… Jodoh memang di tangan Allah, dan akan tetap di tangan Allah kalau kita tidak menjemput jodoh tersebut dengan ikhtiar. 

Nah,ikhtiar yang dimaksud juga harus dengan cara yang diridloi Allah. No pacaran yaa...
Terus bagusnya kita memilih pasangan seperti apa? Kalau menurut saya adalah yang agamanya unggul. :) Rasul pernah berkata bahwa “barangsiapa yang menikah karena agamanya, maka dia akan beruntung”. Dan saya ingin menjadi salah satu orang beruntung tersebut. :)
Okay, sekarang ke step selanjutnya ya...

2. KHITBAH
Khitbah itu kalo berdasarkan pemaparan ustadz salim adalah ucapan seorang laki-lai kepada wali seorang perempuan agar bisa dinikahkan dengan perempuan yang menjadi perwaliannya.
Nah, kadang banyak yang kebablasan setelah proses khitbah, mikirnya udah setengah mateng kali ya alias setengah halal. Mana ada yang namanya setengah halal. Hehe..bukannya yang tengah-tengah itu alias syubhat? Mending tinggalin aja kan?

Intinya, yang perlu digarisbawahi, di-italic ama yang perlu di-BOLD itu bahwa status kita dengan “calon pasangan” itu ga ada yang berubah. Mentang-mentang udah dikhitbah boleh pegang-pegangan. Kan ga ada yang tahu selama masa jeda dari khitbah ke pernikahan kita masih dikasi umur apa ngga. Hal yang musti dilakukan selama jeda itu adalah PERSIAPAN DIRI. Persiapan diri bisa macam-macam  ya, baik raga akal, dan HATI. :)   Jangan putus-putus juga minta ama Allah buat diridloi dan dilancarkan prosesnya sampai dengan ijab kabul dan ke depannya.

3. Ijab Kabul
Ijab kabul itu kalau saya mendeskripsikannya sebagai serah dan terima tanggung jawab, Jadi, yang awalnya perempuan menjadi tanggungan orang tua perempuan tersebut, maka setalah kabul (terima), maka ikut beralihlah tanggung jawab atas perempuan kepada sang suami perempuan tersebut (dari mertua laki-laki ke laki-laki tersebut).

4. Konsekuensi Pernikahan
Pernikahan merupakan bentuk perjanjian yang kuat /berat dan serius di hadapan Allah swt. Disebutkan dalam QS An-Nisa ayat 21  “ Dan bagaimana kamu akan mengambilnya kembali, padahal kamu telah bergaul satu sama lain (sebagai suami istri). Dan mereka (istri-istrimu) telah mengambil perjanjian yang kuat (ikatan pernikahan) dari kamu.

Hal ini yang menjadikan alasan bahwa yang namanya pernikahan bukan untuk dipermainkan.  Nah, hidup kan ga mungkin mulus-mulus aja kan. Kalau kata AaGym, ciri orang hidup itu beralih dari satu masalah ke masalah lainnya. Dan sebenarnya kita cuman perlu yakin bahwa Allah pasti kasih kunci jawabannya,asal kita mau mencari jawaban tersebut dengan ikhtiar, du’a, dan terus diiringi dengan tawakkal ama Allah. Nah, begitu pun dengan menjalani kehidupan pernikahan.

Seringkali kalau lihat inpotemen di tipi-tipi alasan arteis-arteis cerai adalah karena ”BEDA PRINSIP”. Hmm... dari segi fisik perempuan dan laki-laki memang tidak sama. Salah satunya bedanya otak perempuan dan laki-laki. Michael Guriaan dalam bukunya What Could He Be Thinking? How a Man’s Mind Really Works menjelaskan, perbedaan antara otak laki-laki dan perempuan itu terletak pada ukuran bagian-bagian otak, bagaimana bagian itu berhubungan serta cara kerjanya.

Pertama, Perbedaan spasial. Otak laki-laki otak cenderung berkembang dan memiliki spasial yang lebih kompleks (seperti kemampuan perancangan mekanis, pengukuran penentuan arah abstraksi, dan manipulasi benda-benda fisik). Nah, ga heran kan kalau laki-laki disuruh ngoprek elektronik atau kendaraan bakal lebih anteng.

Kedua, Perbedaan verbal. Daerah korteks otak pria lebih banyak untuk melakukan fungsi-fungsi spasial dan cenderung sedikit pada daerah korteksnya untuk memproduksi dan menggunakan kata-kata. Kumpulan saraf yang menghubungkan otak kiri-kanan atau corpus collosum otak laki-laki lebih kecil seperempat ketimbang otak perempuan. Kalau otak pria hanya menggunakan belahan otak kanan, otak perempuan bisa memaksimalkan keduanya. That’s why perempuan lebih banyak bicara ketimbang pria.  (cerewet.red). Dalam sebuah penelitian katanya, perempuan menggunakan sekitar 20.000 kata per hari, sementara pria hanya 7.000 kata! What??? Nah, untuk para laki-laki musti jadi pendengar yang baik ya, karena emang pada dasarnya perempuan lebih seneng ngomong.hehe...

Selain itu juga seringkan kita mendengar bahwa perempuan bisa melakukan beberapa pekerjaan dalam 1 waktu alias multi-tasking? Beda ama laki-laki yang akan fokus ama satu pekerjaan, misalnya mantengin tipi buat nonton bola, jadi mau dipanggil berkali-kali tetep aja cuek. Ini juga bisa jadi sumber konflik. Nah, para calon suami, dan para calon istri, dari sekarang musti udah pelajarin tentang tips2 biar bisa saling memahami pasangan.

Ketiga, Perbedaan bahan kimia. Otak perempuan lebih banyak mengandung serotonin yang membuatnya bersikap tenang. Tak aneh jika wanita lebih kalem ketika menanggapi ancaman yang melibatkan fisik, sedangkan laki-laki lebih cepat naik darah. Tambahan lagi, otak perempuan juga memiliki oksitosin, yaitu zat yang mengikat manusia dengan manusia lain atau dengan benda lebih banyak. Dua hal ini mempengaruhi kecenderungan biologis otak pria untuk tidak bertindak lebih dahulu ketimbang bicara. Ini berbeda dengan perempuan.

Dan,yang terakhir adalah Memori lebih kecil. Pusat memori (hippocampus) pada otak perempuan lebih besar ketimbang pada otak pria. Ini bisa menjawab pertanyaan kenapa bila laki-laki mudah lupa, sementara wanita bisa mengingat segala detail. Nah, hal ini yang sering jadi alasan kenapa kalau dalam pertengkaran antara laki-laki dan perempuan, pertengkaran tersebut berubah menjadi HISTORIS. Yap, HISTORIS. Saya yakin tidak salah ketik. Karena ketika laki-laki melakukan suatu kesalahan, sang perempuan bisa me-review kesalahan sang laki-laki dimulai dari awal biduk rumah tangga. Sungguh perbedaan itu nyata, dan sungguh hal itu berpengaruh besar kalau tidak disikapi dengan saling penhertian.

Nah, sekian yang bisa saya sampaikan mengenai poin terakhir yaitu konsekuensi pernikahan, yang intinya adalah suami dan istri harus menyelaraskan visi dan misi, dan saling pengertian.