Selasa, 25 Maret 2014

I Have to Commit with My Plan

Awal bulan ini, saya membuat perencanaan yang cukup detail untuk beberapa wishes. Namun, ternyata untuk keinginan yang abstrak waktunya, alhamdulillah bisa terlaksana minggu ini (tepatnya besok). Alhamdulillah.

Adapun yang ingin saya kupas saat ini adalah mengenai target kelulusan saya di bulan Juni 2014. Dengan target di bulan tersebut, saya merencanakan bahwa minimal akhir bulan ini saya harus sudah kolokium. Pada saat membuat time line, memang saya sedikit ragu, karena jadwalnya tidak realistis. Saya harus melakukan penyesuaian kembali atas plan-plan saya, terutama terkait dengan time linenya.
Statusnya untuk proposal saya saat ini adalah saya masih menyusun Bab 1, tepatnya latar belakang dan rumusan permasalahan. Setelah saya menyelesaikan postingan ini, saya akan melanjutkan untuk merapikan tulisan saya kemudian saya kirimkan ke Dosen Pembimbing 2. Saya mau minta pengarahan. Semoga mendapatkan pencerahan setelahnya. Aamiin.

Ya Alloh, tetapkan diri hamba agar selalu yakin dan tak lelah untuk berusaha. Benar memang, nasib suatu kaum tidak akan berubah kecuali kaum tersebut yang berusaha untuk mengubahnya. Yaappp....saya harus komitmen. SEMANGAAAAAAATTTT.,

Sekian yang bisa saya sampaikan.


Cheers!!!

Minggu, 02 Maret 2014

Jadi Muslim JANGAN JOROK!!!



Sabtu kemarin, setelah seharian aktivitas mengikuti kuliah umum seminar, cari bahan di perpustakaan tesis kemudian mengikuti seminar hasil di kampus, saya memutuskan untuk menunggu dan sholat Maghrib di masjid kampus “Al-Ghifari” namanya. Saya sangat kesal sekali melihat kondisi masjid yang sangat kotor. Tulisan ini bukan untuk menyudutkan pihak terkait, tetapi mengajak pihak-pihak terkait dan para sahabat muslim lainnya untuk ikut berpartisipasi dalam memperbaiki identitas sebagai muslim/muslimah yang baik yang mencintai akan kebersihan. Karena bukankan Kebersihan adalah sebagian dari Iman???
            Sahabat, apakah pantas kamar kecil dan tempat wudhu di masjid dipenuhi dengan sampah, seperti tisu bekas pakai, pembalut, dan hal lainnya yang tidak perlu saya sebutkan. Dan selain itu, bau pesing yang sangat mengganggu indra penciuman. Dan ketika saya naik ke lantai atas tempat sholat wanita, tempat sampahnya terguling dan tentunya sampahnya jadi berserakan. Astaghfirulloh, maafkan hamba yaa Alloh, karena saat itu saya hanya menegakkan kembali tempat sampah itu, bukan merapikannya. Alhamdulillah, akhwat di belakang saya membantu merapikannya. Saya bersyukur saat itu. Akan tetapi, mukenanya sangat bau. Hmmm….bukan wakaf mukena baru solusinya, tetapi manajemen mukena yang lebih baik yaitu cuci secara rutin.
Setelah saya sholat, di bawah tangga saya melihat tempat sampah dengan isinya yang sudah terurai kemana-mana, dan tak jauh dari situ sekumpulan aktivis kampus sedang berdiskusi. Akhwatifillah, kenapa merapikan sisa makananmu begitu sulit??? Isi tempat sampah tersebut sama dengan kotak makanan yang belum dimakan dimana terletak di dekat akhwat-akhwat tersebut. Maaf kalau perkiraan saya keliru. Kalau saya menegur, saya hanya akan emosi dan menjadi manusia TMDL alias Talk More Do Less. Saya kemudian menghampiri suami saya dan mengajaknya berdiskusi (cenderung menggerutu sih…heu).
            “Temenin ketemu DKMnya yuuk! Aku minta uang dong 100ribu aja dulu sama ambil amplop di mobil.”
Suami saya tentu bertanya, “buat apa sayang?”
“Biar mukenanya di-laundry. Bau bangeet. Bukan mukena baru yang dibutuhin masjid, tapi mukena bersih.”
Suami saya tersenyum dan dengan tenang meraih tangan saya untuk menenangkan”Kamu jangan offensive. Nanti yang ada mereka malah tersinggung. Mungkin bukan disitu letak akar permasalahannya. Kamu bicarakan dulu dengan DKMnya secara tenang. Kalau perlu kamu ajak temen-temen kuliah kamu untuk ikut partisipasi. Dengan uang yang lebih banyak, mungkin akan terbentuk perubahan yang lebih baik.”
Ya, benar juga. Suami saya kemudian memberikan ide untuk mengumpulkan teman-teman yang mau berpartisipasi. Saya sudah mulai screening orang-orang yang akan saya mintakan donasi. Hehehe…
Ide dari suami saya adalah:

  1. Beli 2 jenis mukena dengan warna berbeda, misalnya 5 mukena warna dan 5 mukena putih atau intinya buat mukena yang digunakan di masjid menjadi 2 kelompok. 
  2.  Buat jadwal pakai dan cuci mukena, misalnya pada saat minggu 1 mukena warna yang dipakai, dan mukena putih menjadi cadangan. Untuk minggu ke-2 mukena putih yang dipakai dan mukena warna dicuci. Ketika warna mukena tidak sesuai dengan jadwal berarti jadwal mencuci tidak dijalankan lagi. Sederhana dan menurut saya efektif. Hal itu sebagai control bagi para pengurus.


Jujur saya memperkirakan tidak terawat dan kotornya masjid karena tidak ada yang bertanggung jawab akan kebersihan masjid alias tidak adanya petugas kebersihan. Apakah hal ini perlu disampaikan ke Bapak Rektor ya?

Hal ini sangat signifikan berbeda dengan mushola kampus MB yang bersih dan mukenanya dicuci 2 kali dalam seminggu. Saya berharap, MB mau melakukan perawatan masjid kampus “Al-Ghifari” juga. Walaupun mungkin sebenarnya maintenance masjid kampus tidak berada di dalam cakupan tanggung jawab MB.

Buat para sahabat, kakak-kakak, adik-adik, om tante, dan para pembaca yang ingin ikut sumbang saran dan berpartisipasi dengan program perdana yaitu mukena bersih yang saya rancang. Hubungi saya ya melalui email pribadi:

Jazakumulloh khairan kastiro

Mencuri adalah Syirik!!!

Ketika mendengar kata "syirik" yang langsung menjadi top of mind saya adalah segala perbuatan yang mempersekutukan Alloh, yaitu seperti percaya akan ramalan, mendatangi dukun, meyakini tuhan selain Alloh dan hal lain semisalnya. Tidak terbesit sama sekali bahwa perbuatan MENCURI, KORUPSI, dan BERBOHONG adalah perbuatan SYIRIK juga. Saya mulai sadar dan terbuka pikiran akan hal ini ketika mengikuti kajian di salah satu masjid di gedung kantor BUMN. Pada waktu itu, sang Ustadz dengan tegas mengatakan bahwa perbuatan mencuri adalah perbuatan Syirik.
 Mengapa mencuri dan KORUPSI dikategorikan syirik?  karena sang pencuri dan KORUPTOR mempersekutukan Alloh dengan harta yang sejatinya adalah benda mati. Karena sang pencuri dan KORUPTOR takut tidak bisa hidup karena kelaparan. Padahal, Alloh sudah menjamin untuk mencukupkan kebutuhan hamba-hamba-Nya, maka dari itu tidak ada yang perlu ditakutkan ketika bergantung kepada Alloh swt.

Syirik adalah dosa besar, dan balasan akan syirik adalah neraka, semoga kita terhindar dari perbuatan syirik.

"......Bahawasanya, sesiapa yang mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang lain, maka sesungguhnya Allah haramkan kepadanya syurga dan tempat kembalinya ialah ke neraka......”(QS. AL-Maidah:72)

Sahabat, cukuplah kita hanya bergantung kepada Alloh:
Yaa Hayyu Yaa Qayyum bi rohmatika astaghits ashlihli sya'ni kullahu wa laa takilni ila nafsi thorfatan 'ayn

Ya Alloh yang Maha Hidup dan Maha berdiri sendiri, tolonglah hamba perbaiki urusan hamba dan jangan serahkan kepada hamba walau sekejap mata. Aamiin yaa robbal 'alamiin.

Bismillahirohmanirrohim. Semua kebenaran bersumber dari Alloh swt dan semua kekhilafan adalah milik saya pribadi. Semoga mencerahkan. 


 Gambar kartun pencurinya nemu di blog gambarnyaaldriana.blogspot.com
 

Rabu, 19 Februari 2014

I Love You

Hata Madia Kusumah, sosok yang kian hari membuat kagum. Ketika mendampingi dirinya dalam perjalanan, mendengarkan ceritanya, menemaninya saat tidur, banyak hal yang menjadi tanya. Bagaimana kamu bisa begitu sabar, mampu mengontrol emosi, fokus, dan tidak mudah mengeluh. Kebalikan dari hal-hal tersebut adalah yang ku miliki. Malu rasanya, dan merasa tidak pantas mendampingi. Tapi, bukankah ini takdir yang telah menyatukan kita. Dengan sejumlah episode di masa lalu yang telah kita lewati, banyak kemungkinan untuk kita tidak dapat bersama seperti saat ini. Tapi, itulah kuasa Alloh. Kun Fayakun. 4 Mei 2013, kita dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan. Harapanku saat ini adalah menjadi istrinya yang dirindukan ketika dia di luar rumah, menjadi istri yang menjadi penyejuk matanya (Qurrota A'yun), menjadi wanita hebat di balik kesuksesan dirinya. Dan saat ini, aku masih belajar. Aku harap dia mampu bersabar menghadapi diriku yang kekanak-kanakan, diriku yang egois, diriku yang seringkali tidak fokus.

Would you wait for me? i still need time to be the ideal wife, my lovely hubby.

                                                                                                                                   Love,
                                                                                                                                  
                                                                                                                                   yours

Masa Lalu adalah Hakiki

Hidup saya begitu warna dengan sejumlah pemain yang terlibat di dalamnya. Tak hanya masa lalu dan masa kini, tentunya masa depan akan melibatkan sejumlah pemain baru atau bahkan pemain lama yang akan memerankan kisah baru. Di kala membuka email pribadi, saya menemukan sejumlah email yang membuat mulut ini terkunci. Saya mereview kembali kisah masa lalu. Ada hal yang membuat diri ini malu, tersenyum, sedih, sampai dengan perasaan bersalah.
Namun, kala beberapa dari email tersebut saya hapus, tak lantas memori dalam ingatan saya ikut terhapus. Melalui tulisan ini, saya hanya ingin menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih kepada orang-orang yang terlibat dalam masa lalu saya. Hal ini bukanlah merupakan suatu kebetulan. Hal ini sejatinya adalah skenario Alloh yang mengantarkan kita semua pada kondisi saat ini dan masa yang akan datang. 
Saya menyadari diri ini begitu banyak cacat yang mungkin ketika mengenang saya akan timbul rasa kesal dan marah. Maka dari itu, saya haturkan maaf atas kekhilafan saya yang begitu menggunung. Terima kasih telah mengisi kehidupan saya dengan goresan warna warni indah.
Semoga hal baik di masa lalu bisa menjadi kenangan indah di masa kini dan masa mendatang, dan semoga hal buruk dapat menjadi pelajaran untuk menjalani masa kini dan melangkah ke masa depan.

:) :) :)

Selasa, 18 Februari 2014

Penolakan Pemain Newcastle atas Sponsor yang Haram

Saya mau share paper saya yang mencoba untuk menganalisis kasus dengan menggunakan pendekatan norma hukum dan norma moral. Paper ini saya ajukan sebagai tugas akhir untuk mata kuliah Hukum dan Etika Bisnis. Selamat membaca dan semoga bermanfaat. :)

Judul: Analisis Kasus Penolakan Pemain Muslim Newcastle United untuk Menggunakan Seragam yang Berlogo Wonga sebagai Sponsor Utama
        Sepak bola Inggris telah berevolusi menjadi sebuah industri sejak berlangsungnya English Football League pertama 8 September 1988. Hal yang menunjukkan sepak bola di Inggris telah menjadi sebuah industri yang menarik dapat dilihat dari beberapa indikator yang salah satunya adalah klub sepak bola ternama diperebutkan oleh banyak perusahaan yang ingin menjadi sponsor utama  klub tersebut. Selain itu, klub sepak bola Inggris diminati oleh berbagai kalangan di berbagai negara sehingga perusahaan-perusahaan seperti Adidas maupun Nike menilai bahwa aliran dana sponsor pada suatu klub sepak bola sebagai langkah investasi yang tepat.
         Klub sepak bola tersebut dapat menjadi media bagi Perusahaan dalam mempromosikan produknya dengan menggunakan salah satu konsep Marketing Public Relations, yaitu celebrity endorsement.. Nike tercatat mengeluarkan biaya USD 350 juta pada tahun 2003 untuk endorsement strategy, yang hampir sepertiga dari nilai perusahaan itu sendiri. Dampak positif dari investasi yang dilakukannya adalah 36% pangsa pasar sepak bola dikuasainya.
        Kerja sama yang terjalin antara klub sepak bola dengan suatu perusahaan menghasilkan suatu hubungan timbal balik yang harus saling menguntungkan. Oleh karena itu, perusahaan yang menjadi sponsor melakukan promosi produk dengan meminta klub sepak bola yang bersangkutan untuk menyatakan bahwa perusahaan tersebut menjadi sponsor atau melakukan pemasangan logo perusahaan. Pada umumnya logo perusahaan dipasang pada merchandise klub sepak bola seperti bola, jam tangan, dan umumnya pada seragam atau kaos jersey yang digunakan para pemain klub. Hal ini sudah menjadi hal yang umum bagi klub sepak bola di Inggris, termasuk Newcastle United Football Club (NUFC).
      Newcastle United sejak Oktober 2012 sudah menjalin kerjasama komersial dengan perusahaan simpan-pinjam Wonga. Newcastle akan memasang logo Wonga di kostum tim sebagai sponsor utama dengan nilai kontrak 24 juta pounds selama empat musim. Pada April 2013, Newcastle telah melakukan sesi foto menggunakan seragam baru Newcastle dengan logo Wonga untuk mempromosikan perusahaan tersebut. Akan tetapi, pada pertengahan bulan Juni 2013, sejumlah pemain Newcastle United yang beragama muslim melakukan penolakan untuk menggunakan seragam tersebut dikarenakan profil  Wonga sendiri yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam usaha peminjaman uang. Nilai keuntungan yang mereka raih dalam usaha itu mencapai 4,214 persen tiap tahunnya. Dalam Islam mengambil keuntungan dari meminjamkan uang atau yang dikenal riba adalah haram hukumnya. Hal inilah yang menjadi alasan di balik penolakan tersebut.
     Kerja sama yang dilakukan antara kedua pihak dengan motif bisnis tentunya memiliki tujuan untuk memperoleh keuntungan bagi kedua belah pihak. Maka dari itu, menjadi suatu hal yang wajar apabila perusahaan yang menjadi sponsor utama dari suatu klub sepak bola menjadikan klub tersebut sebagai media untuk mempromosikan perusahaannya. Penolakan yang dilakukan oleh Cisse yang merupakan pemain dari klub sepak bola Newcastke United untuk menggunakan seragam dengan logo perusahaan yang merupakan sponsor utama klub sepak bola tempat dimana dia bergabung menjadi hal yang menarik untuk dianalisis. Hal tersebut menjadi isu etika bisnis dikarenakan dilihat dari etika bisnis berdasarkan norma hukum, pemasangan logo pada seragam tim adalah hal yang etis dikarenakan hal tersebut telah menjadi kesepakatan antara kedua pihak. Akan tetapi dinilai dari norma moral berdasarkan ajaran agama, hal ini perlu dianalisa lebih dalam dikarenakan pihak yang harus menjalankan isi perjanjian tersebut memiliki keyakinan yang bertentangan dengan salah satu poin isi perjanjian. 

Bagaimana menurut para pembaca? Apakah etis yang dilakukan oleh pemain NUFC tersebut?

Sudah pantaskah aku dikatakan mencintaMu?

Dalam perenungan seringkali bertanya, apakah sudah layak dikatakan mencinta? 
Ketika ibadah yang Engkau perintahkan, ku jalani dengan setengah hati...
Ketika banyak amalan yang Engkau sediakan,ku ambil sesuka hati...
Dalam bacaan doa yang aku panjatkan, pikiranku menerawang kesana kemari...
Ya Alloh, maafkan hamba...Ya Alloh, betapa menggunung khilaf dan dosa ini...

Ketika duduk membaca do'a tahiyat, terdapat bacaan Assalamu'alaina ibadillahis sholihiin -Semoga salam tercurah kepada kami dan hamba-hambaMu yang sholeh. Ya Alloh, ketika hamba-Mu yang lainnya duduk membaca doa tersebut, apakah hamba termasuk kepada hamba-hamba yang sholeh tersebut?
Ya Alloh....tak mudah hamba menghitung pahala, karena mungkin hanya seujung kuku, dan lebih-lebih tak dapat hamba menghitung dosa hamba karena mungkin telah menggunung hingga ketika hamba mendongakkan kepala, tak terlihat sampai setinggi apa gunung tersebut.

Ya Alloh, dalam permohonan hamba yang terus berulang, Rabbighfirlii-Ampuni hamba Ya Alloh...
Jadikan hamba mencintaMu lebih dari apapun, jadikan apa yang hamba lakukan hanya untukMu...

Ya Alloh...izinkan hamba mencintaMu..Ya Alloh...izinkan hamba mencintaMu...

Cyber 2 Tower, 10:07 am

Kamis, 13 Februari 2014

Always be Newbie

Assalamu'alaykum...

Dari kemarin saya galau, dalam kondisi binguuuung bin super bingung. Kakak dari Palembang datang, tapi saya udah jadwalin besok buat ke kampus, nyicil ceritanya bikin proposal, ama ngehadirin kolokium ama seminar. Masih kurang soalnya. Terus, minggu juga ada acara keluarga alias arisan di Bogor. Suami sih ngebolehin, tapi kayak kurang ikhlas gitu, soalnya kan kemarin dia acara kantor. Belum Quality Time-an kitaaaaaa...

Alhamdulillah, Alloh ngasih pencerahan di atas kebingungan ini. Tadi mama nelpon, katanya kalau ga ama suami kasian di jalan, naik kereta terus bus pasti riweuh banget. Terus kakak yang dari Palembang nambahin, "Kalian kan pasangan yang tak terpisahkan, kasian hatanya ntar di rumah sendirian..."

Ini sebenernya pernyataan yang mirip-mirip ama komen-komen temen. Katanya kita lengkeeeeett teruss. Abis musti gimana dong? Kita mencoba mengoptimalkan apa yang udah Alloh kasih, masih dikasih berdua artinya kita dikasih waktu buat pacaran lebih lama dalam status yang udah halal pastinya. Alhamdulillah. Seneeeeeeeng deh.

Udahan ah nulisnya.

Wassalam.

Cyber 2 Tower, 2:23 pm

Rabu, 12 Februari 2014

Three pairs of Flat Shoes

The deadline of paper submission to academic was last month, but till now i have not completed it. :)
I have so many things to do like tidy up my home, ironing, cooking etc and those made me could not handle my home work. It looks like a good sins, right? hehe
Yesterday, my lovely hubby offered a challenge that if i complete my homework and my proposal thesis, i will get NEW FLAT SHOES and 3 PAIRS. Yeeeaaaaa....

And today is Thursday, and the paper is still "ON PROGRESS" status. How it could be??? :'(

 I hope those Flat Shoes will be mine. Aamiin.

Cyber 2 Tower, 2.43 pm


xxxxxxKEEP ON FIRExxxxxxx  

Alloh, The Creator ♡

Each person has own life but sometimes and many times other person try to involved into our life. Maybe their intention was not for bothering but caring to our life. But, naturally i felt it was so bothering especially when they ask about "Children".

Honestly, as a couple which had got married for one year, the question "udah isi?" had been asked for many times by so many peoples. It was not wrong. But, i still could not accept when they tried to tell me for patient or analyzed of my life that maybe i was so tired sor it was so hard to get pregnancy. Moreover, some peoples guessed that i've postponed to be pregnant. What? i have not yet even just wondering.

But, actually i can not impose them to understand of my life. I cried for many times when i was thinking about this. Alhamdulillah, my husband gave his shoulder and i laid my head then cried. He said that whatever will happen in the future, he will always love me. InsyaAlloh.Aamiin.

Ya Alloh...Allohumma innaka ta'lamu ana hadzihilqulub qodijtama'at 'ala mahabbatik wal taqot 'ala thoatik wa tawahaddat 'ala da'watiik wa ta'ahaddat 'ala nusyroti syari'atik fawatsikillahumma robithotaha wa addim wuddaha wahdiha subulaha wamla'ha binuurikaladzi laa yahbuh wasyroh suduroha bifaiydil imaniibik wa jamilittawakulli 'alaik wa ahyiha bima'rifatik wa amitha 'ala syahadtik fii sabilik innaka ni'mal mawla wa ni'man nashir. Allohumma Aamiin wa sholillahumma 'ala syaidina muhammada wa 'ala alihi washohbihi was salim.

Ya Alloh, children is something we can not create, it is the real Your gift.


Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyatina qurrota a'yunin waj 'alna lil muttaqina imama, (Al-Furqon: 74).

Aamiin yaa Mujib...